ilmi namaku
sebuah cerita dari perjalananku di atas kereta


seorang anak kecil terbaring di tempat duduk kosong kereta logawa yang berjalan kencang
lusuh pakaiannya.,sambil memegag perutnya. terlihat dia menahan lapar.
duduk di hadapannya seorang ibu paruh baya .,ibu itu iba lalu memberinya sepotong roti
dan sebungkus kacang.
alangkah terkejutnya ibu itu dan aq yang mendengar ucapan anak itu.,"makasih bu,tapi
saya tidak mengemis"
"tidak nak,ini ikhlas..terimalah"
"maksih bu"
akhirnya ia menerima pemberian itu dan menghadiahi ibu itu sebuah senyuman polos
di bibir manis nan lusuh itu dan sebuah kata indah yang terucap yaitu do'a

akupun tertarik,lalu kuhampiri dia dan ibu itu.,
akupun meminta izin untuk duduk bersama mereka,
namun agaknya anak itu takut melihat pakaian q,,
ya karna aq adalah masinis..aq bilang ga paa jangan takut
aq kemudian bertanya siapa namanya,
"ilmi pak"!!
ternyata ilmi,,rupanya dia adalah penyapu liar dalam kereta
ia takut kepadaku kalau aq adalah anggota "PS".,
karna dia baru saja terkena razia.,sapunya disita dan ia terkena "tamparan" oknum petugas
kemudian aq pun minta maaf.,aq jelaskan itu adalh tugas mereka ,,
kalau "tamparan itu aq pun kurang setuju,,mungkin itu khilaf

"lho kecil2 koq nyapu di atas kereta?"
"cari duit pak,daripada mengemis"
"lha orang tua kmo kemana"
"di rumah ngurus ade ma cari duit juga,,saya pingin bantu orang tua dan mau jadi anak yang berbakti"
"emangnya kmo ga sekolah?"
"sekolah pak,,di sebuah yayasan setara dengan pendidikan sd"
"lha klo kmo di kereta,pulang berapa hari sekali..,trus sekolah kmo gmn?"
"saya pulang sebulan sekali,trus di rumah 2 minggu,, klo sekolahnya masuknya terserah,,saya dah bilang ma pengajar disana"
"kmo tau artinya ilmi? ilmi itu ilmu jadi kmo harus jadi manusia yang berilmu"
"ya pak!makanya saya pingin sekolah terus walopun cuma di kolong jembatan karna saya ga mo jadi orang bodo!saya ingin jadi insinyur!
"bagus itu!"

segerombolan temannya pun datang sambil merokok dan terlihat sedikit mabuk
melihat aq anak2 itu langsung pergi!
"kmo ngerokok?mabok?"
"ngga pak,,saya takut ma Allah,lagian ibu bilang itu dosa!"
"bagus klo gitu,klo kmo mabok aq turunin ntar!"(becanda q)
tak terasa sudah sampai stasiun akhir,,
"ini Uang buat kmo makan,terima aza!"
"makasih pak"
lalu ibu yang bersama kami tadi pun memberinya uang!
kamipun berpisah di stasiun

[+/-] show/hide this post ilmi namaku

Wednesday, February 13, 2008

ilmi namaku

sebuah cerita dari perjalananku di atas kereta


seorang anak kecil terbaring di tempat duduk kosong kereta logawa yang berjalan kencang
lusuh pakaiannya.,sambil memegag perutnya. terlihat dia menahan lapar.
duduk di hadapannya seorang ibu paruh baya .,ibu itu iba lalu memberinya sepotong roti
dan sebungkus kacang.
alangkah terkejutnya ibu itu dan aq yang mendengar ucapan anak itu.,"makasih bu,tapi
saya tidak mengemis"
"tidak nak,ini ikhlas..terimalah"
"maksih bu"
akhirnya ia menerima pemberian itu dan menghadiahi ibu itu sebuah senyuman polos
di bibir manis nan lusuh itu dan sebuah kata indah yang terucap yaitu do'a

akupun tertarik,lalu kuhampiri dia dan ibu itu.,
akupun meminta izin untuk duduk bersama mereka,
namun agaknya anak itu takut melihat pakaian q,,
ya karna aq adalah masinis..aq bilang ga paa jangan takut
aq kemudian bertanya siapa namanya,
"ilmi pak"!!
ternyata ilmi,,rupanya dia adalah penyapu liar dalam kereta
ia takut kepadaku kalau aq adalah anggota "PS".,
karna dia baru saja terkena razia.,sapunya disita dan ia terkena "tamparan" oknum petugas
kemudian aq pun minta maaf.,aq jelaskan itu adalh tugas mereka ,,
kalau "tamparan itu aq pun kurang setuju,,mungkin itu khilaf

"lho kecil2 koq nyapu di atas kereta?"
"cari duit pak,daripada mengemis"
"lha orang tua kmo kemana"
"di rumah ngurus ade ma cari duit juga,,saya pingin bantu orang tua dan mau jadi anak yang berbakti"
"emangnya kmo ga sekolah?"
"sekolah pak,,di sebuah yayasan setara dengan pendidikan sd"
"lha klo kmo di kereta,pulang berapa hari sekali..,trus sekolah kmo gmn?"
"saya pulang sebulan sekali,trus di rumah 2 minggu,, klo sekolahnya masuknya terserah,,saya dah bilang ma pengajar disana"
"kmo tau artinya ilmi? ilmi itu ilmu jadi kmo harus jadi manusia yang berilmu"
"ya pak!makanya saya pingin sekolah terus walopun cuma di kolong jembatan karna saya ga mo jadi orang bodo!saya ingin jadi insinyur!
"bagus itu!"

segerombolan temannya pun datang sambil merokok dan terlihat sedikit mabuk
melihat aq anak2 itu langsung pergi!
"kmo ngerokok?mabok?"
"ngga pak,,saya takut ma Allah,lagian ibu bilang itu dosa!"
"bagus klo gitu,klo kmo mabok aq turunin ntar!"(becanda q)
tak terasa sudah sampai stasiun akhir,,
"ini Uang buat kmo makan,terima aza!"
"makasih pak"
lalu ibu yang bersama kami tadi pun memberinya uang!
kamipun berpisah di stasiun

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home